Hindari Beberapa Hal Ini Agar Memory Microsd-Mu Lebih Awet

 Tips

Hindari beberapa hal ini agar memory microSD-mu lebih awet

Kamu bosan gonta-ganti microSD melulu? Jika kamu memiliki masalah dengan mudahnya mengalami kerusakan memori, sebaiknya kamu baca artikel ini sampai usai.

MicroSD atau MicroSD data sekarang sudah banyak digunakan di berbagai gadget, seperti smartphone, kamera, smartwatch, tablet, dll. Merknya pun kini sudah banyak seperti transcend, sandisk, v-gen, dll. Ada yang menawarkan garansi bertahun-tahun hingga yang menawarkan garansi seumur hidup.

Yang jadi masalahnya adalah ketika microSD kamu rusak apa benar kamu bisa klaim garansinya? terus kemana kamu akan klaim garansinya? Jika kamu belinya di konter kecil, apa kamu yakin konter tersebut mau mengurus garansi tersebut?

Nah untuk menghindari kerusakan yang mungkin terjadi terlebih kamu banyak menyimpan data penting di MicroSD, hindarilah hal-hal berikut agar MicroSD kamu bisa lebih awet.

 

1. Jangan sering pasang cabut MicroSD

Flat pada MicroSD tidak didesain seperti flashdisk yang memang bisa untuk dipasang dan dicabut. Flat pada MicroSD sangat rentan rusak hingga akhirnya MicroSD tidak dapat terbaca lagi.

 

2. Jangan cabut MicroSD secara langsung

Sekarang banyak smartphone atau gadget yang mempermudah untuk memasukan atau mengeluarkan MicroSD dari gadget tanpa perlu mematikan gadget terlebih dahulu, namun ketika kamu akan melepaskan microSD dari gadget pastikan kamu menggunakan safe mode terlebih dahulu, biasanya di smartphone atau gadget terdapat menu mount SDcard.

Menu mount SDcard pada smartphopne berguna buat kita yang ingin melepaskan SDcard tanpa perlu mematikan gadget terlebih dahulu dengan cara yang aman. Biasanya terletak di menu Setting -> Storage -> Mount SDcard. Setelah menekan menu mount SDcard baru kamu bisa melepas SDcard pada gadget dan smartphone.

Begitu juga ketika ingin melepas MicroSD pada PC, ketika kamu menghubungkan MicroSD ke PC/komputer menggunakan Card reader atau melalui kabel USB pada smartphone, maka di file explorer akan terlihat drive SDCard kamu, ketika akan dicabut klik kanan pada drive sdcard kamu di file-explorer kemudian pilih eject. Barulah setelah itu cabut MicroSD.

 

3. Hindari melakukan partisi

Melakukan partisi pada memory card berguna untuk membagi kapasitas memory menjadi beberapa bagian, misalnya sebagian untuk kapasitas berjenis fat32 dan bagian lainnya menjadi ext. Bagi kamu yang suka oprek smartphone mungkin kamu akan tahu kalau dengan melakukan partisi kita bisa menambahkan kapasitas memori sistem (memori internal) di smartphone menjadi lebih besar, sehingga kita bisa lebih banyak install aplikasi di smartphone kita. Nanti sayangnya dengan melakukan partisi MicroSD akan menjadi cepat rusak, karena Membuat microSD bekerja lebih berat dengan harus menjalanakan 2 perintah sekaligus.

 

4. Virus

Salah satu hal yang paling sulit untuk dihindari adalah serangan dari virus. Sebaik apapun kita merawat microSD kalau yang menyerangnya adalah virus maka kita akan kesulitan untuk menghindarinya. Pada perangkat gadget seperti kamera mungkin akan lebih aman, namun jika pada perangkat yang bisa terhubung ke internet seperti pada smartphone dan PC kemungkinan virus masuk pada microSD akan lebih besar.

Sarannya adalah selalu update antivirus untuk PC kamu dan juga selalu update software untuk smartphone kamu. Seperti misalnya pada smartphone android yang berOS jelly bean memang lebih rentan oleh virus, jadi ada baiknya kamu selalu mengupdate software smartphone kamu ke versi yang lebih baru. Selain itu saat berselancar di Internet selalu perhatikan situs yang kamu kunjungi, disarankan hanya mengunjungi situs yang terpercaya dan telah mempunyai nama.

Hati-hati juga saat mengunjungi situs yang memiliki banyak iklan, karena biasanya pihak pemasang iklan bisa memasukan malware melalui script iklan, sehingga akan mampu masuk ke data pada smartphone kita untuk mencuri data hingga merusaknya.

Hindari juga menggunakan aplikasi hasil download dari sumber yang tidak terpecaya. Terlebih untuk aplikasi cr*ck yang awalnya berbayar menjadi gratis. Misalnya kamu ingin mendownload aplikasi game yang di playstore seharusnya berbayar namun setelah kamu searching di google ternyata ada yang gratisnya. Hati-hati dengan aplikasi Cr*ack seperti itu, karena biasanya telah disusupi malware oleh pihak tak bertanggung jawab. Selalu download dari sumber terpercaya seperti dari google playstore untuk android, itunes untuk apple, blackberry world untuk blackberry, windows store untuk windows, dsb.

 

 

Itulah beberapa hal perlu kamu waspadai agar MicroSD kamu bisa lebih awet dan bertahan lama. Saat ini telah ada MicroSD yang canggih seperti memiliki fitur yang tahan air, tahan dari daya magnet, hingga MicroSD dengan kecepatan transfer yang tinggi. Baca juga perbedaan MicroSD dengan MicroSDHC dan MicroSDXC.

Author: