Fakta – Fakta Menarik Tentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Kisah Nabi Muhammad SAW dan Fakta-fakta Poligaminya

Untuk membimbing umat manusia selama hidup di dunia, Allah Subhana wa Ta’Ala selalu mengutus para Nabi dan Rasul di setiap masanya. Dalam perjalanan dakwah membimbing umat, ada 5 Rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi, yang artinya keteguhan hati. Salah satu yang mendapatkan gelar Rasul Ulul Azmi tersebut adalah Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berita terkini, dalam tulisan kali ini akan coba membahas tentang fakta-fakta menarik Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai berikut.

  1. Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Di kala umat manusia berada dalam kegelapan dan tidak memiliki pegangan dalam hidupnya, lahirlah ke dunia dari keluarga sederhana, di kota suci Mekah, seorang bayi laki-laki yang kelak akan merubah peradaban dunia yang baru. 

Bayi itu yatim, sebab ayahnya yang bernama Abdullah meninggal dunia kurang lebih 7 bulan sebelum dia lahir. Bayi mungil itu disambut dengan gembira oleh kakeknya Abdul Muthalib. Dengan penuh rasa kasih sayang bayi tersebut dibawanya ke kaki Ka’bah. Di tempat suci itulah bayi itu diberi nama Muhammad, suatu nama yang belum pernah ada sebelumnya di Mekah. Menurut penanggalan para ahli, kelahiran Muhammad itu terjadi pada tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah atau tanggal 20 April Tahun 571 Masehi. 

  1. Akhlak Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Dalam perjalanan hidupnya sejak masih kanak-kanak hingga dewasa dan diangkat menjadi Rasul, beliau sangat terkenal sebagai seorang yang jujur, berbudi luhur, dan memiliki kepribadian yang tinggi. Tidak ada sesuatu perbuatan dan tingkah lakunya yang tercela yang dapat dituduhkan kepadanya. Berbeda dengan tingkah laku para pemuda di Mekah pada waktu itu yang gemar berfoya-foya, mabuk-mabukan, berzinah, dan perbuatan tercela lainnya. 

Menurut para ahli sejarah, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sejak kecil hingga dewasa tidak pernah menyembah berhala dan tidak pernah memakan daging hewan yang disembelih untuk korban berhala-hala lazimnya orang Arab jahiliyah pada waktu itu.

  1. Nabi Muhammad Menjadi Rasul

Pada saat menginjak usia 40 tahun, beliau lebih banyak mengerjakan tahanuts daripada waktu-waktu sebelumnya. Pada bulan Ramadhan beliau membawa perbekalan lebih banyak karena akan melakukan tahanuts lebih lama dari waktu-waktu sebelumnya. Dalam melakukan tahanuts, terkadang beliau bermimpi, mimpi yang benar.

Pada tanggal 17 Ramadhan, yang bertepatan dengan tanggal 6 Agustus tahun 610 Masehi, di saat beliau bertahanuts di gua Hira, datanglah Malaikat Jibril a.s membawa tulisan dan menyuruh membaca Muhammad membacanya, katanya : “Bacalah!”. Dengan terperanjat beliau menjawab : “Aku tidak dapat membaca.” Beliau lalu didekap beberap kali oleh Malaikat Jibril a.s, sehingga nafasnya terasa sesak, lalu dilepaskan olehnya seraya berkata membaca sekali lagi : “Bacalah.” Tetapi beliau masih tetap menjawab : “Aku tidak dapat membaca.” Begitupun keadaan berulang sampai tiga kali, dan akhirnya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : “Apa yang kubaca?” Jibril menjawab : “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menjadikan. Yang menjadikan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhamnu teramat Mulia. Yang mengajarkan dengan pena (tulis baca). Mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al ‘Alaq : 1-5). 

Ini merupakan wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah Subhana wa Ta’ala kepada Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan saat inilah penobatan beliau sebagai Rasulullah, atau utusan Allah kepada seluruh umat manusia untuk menyampaikan risalah-Nya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Indonesia Patut Berbangga Pertamina Masuk Daftar Global Fortune 500

Di tengah deraan pandemi yang menggoyahkan perekonomian global, tak terkecuali Indonesia yang menyebabkan sejumlah usaha kesulitan bahkan sampai gulung tikar, faktanya masih ada hikmah di baliknya dengan bertahannya perusahaan-perusahaan tangguh

Bali United Studio Space Terbaik Untuk Melakukan Shooting

Shooting merupakan aktivitas yang memang dapat dilakukan dimana saja. Namun, jika kamu melakukan shooting di studio dengan fasilitas yang memadai, tentunya akan sangat menunjang kelancaran proses shooting itu sendiri.  Jakarta