Mengenali Kepopuleran Harga cabe rawit Serta Tips Memilihnya

main image

Harga cabe rawit terakhir ini memang sudah kembali mengalami kenaikan. Sebelumnya, pada hari ke-15 bulan puasa, harga cabai rawit sempat mengalami penurunan. Jika kita membelinya, kisaran harga cabe rawit akan berada di angka sekitar Rp60.000 per kilogram. Tidak mengherankan apabila harga cabe rawit mengalami kenaikan karena bahan pangan yang satu ini memang akan semakin naik daun, apalagi ketika sekarang ini sudah mau memasuki Hari Lebaran.

Nah, untuk kita yang juga menjadi penggemar cabai rawit, tentu kita perlu memperhatikan beberapa hal ketika hendak mengolah bahan makanan yang satu ini. Yang pasti, kita harus menggunakan cabai dengan kualitas yang baik. Soalnya, jika kita tidak menggunakan cabai dengan kualitas yang baik, bisa-bisa kita malah tidak menghasilkan rasa sambal yang lezat dan juga bisa membawa dampak buruk bagi kondisi kesehatan kita. Lantas, hal apa saja sih yang perlu kita perhatikan untuk mendapatkan cabai rawit dengan kualitas maksimal? Berikut ulasannya!

1. Mengenali warna dan tekstur cabai

Ketika kita akan membeli cabai merah, maka kita harus terlebih dahulu mengetahui rasa dan teksturnya. Cabai rawit merah yang berkualitas memiliki warna merah segar dan tidak berubah warnanya. Selain itu, tekstur cabai yang satu ini juga cenderung halus dan tidak keriput.

2. Melihat bentuk cabai rawit

Kita perlu memilih cabai yang bentuknya tidak terlalu kecil serta tidak melengkung. Soalnya, cabai rawit yang melengkung memiliki cita rasa yang tidak terlalu pedas dibandingkan dengan cabai yang berbentuk lurus.

3. Melihat daging cabai

Jika membahas soal daging cabai rawit, maka daging cabai rawit haruslah empuk ketika dipegang. Hal ini menandakan bahwa daging cabai masih terasa segar. Bukan hanya itu saja, cabai yang rasanya pedas juga akan memiliki kulit yang tebal.

4. Mencium aroma cabai

Cobalah untuk mencium aroma cabai dan pilihlah cabai yang aroma pedasnya masih terasa fresh. Cabai beraroma pedas yang punya kekhasan ini memiliki tingkat kepedasan yang cukup tinggi serta berkualitas terjamin. Sebaliknya, cabai yang sudah busuk akan beraroma pekat dan tidak lagi segar.

5. Melihat batang cabai

Ketika sedang memilih cabai rawit, hal yang juga tidak boleh kita lewatkan ialah memperhatikan bagian batangnya, Batang cabai rawit haruslah yang masih segar dan memiliki tekstur keras maupun kokoh. Bukan hanya itu saja, warna batang cabai juga harus cenderung kehijauan.

Nah, setelah mengetahui cara memilih cabai, kita juga perlu mengetahui langkah tepat untuk menyimpan cabai. Karena kalau tidak disimpan secara benar, cabai bisa menjadi mudah busuk. Biasanya, agar tidak busuk, banyak orang yang memilih untuk menyimpan cabai di kulkas. Hal ini memang efektif untuk membuat cabai tetap layak dikonsumsi, namun jika terlalu lama di kulkas, cabai juga akan berubah bentuk hingga mengering. Cabai yang mengering ini kemudian juga akan mudah busuk. Karena seperti yang kita tahu, suhu pada kulkas membuat cabai mudah kering, apalagi jika dibiarkan di dalam keadaan terbuka.

Maka dari itu, langkah paling tepat yang bisa kita lakukan agar cabai bisa tetap bertahan lama ialah dengan menyiapkan wadah khusus untuk menyimpan cabai. Setelah itu, cek juga semua cabai dan pastikan tidak ada cabai yang bonyok. Setelah kita memisahkan antara cabai yang segar dan yang tidak, maka kita bisa meletakkan cabai yang segar di wadah dan menyimpannya di kulkas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Resep Berbagai Puding Yang Mudah

Pudding adalah cemilan menyehatkan yang bisa membuat pencernaan lancar. Pudding ini juga dibuat dari agar-agar yang mudah dicari. Di warung terdekat juga banyak terdapat agar-agar. Pudding juga bisa jadi cemilan

Rekomendasi Produk Cabe Merah Unggulan Dari TaniHub

Salah satu contoh promo cabe merah terbaik yang bisa Anda temukan dengan mudah di TaniHub dan juga akan kita bahas pada artikel kali ini adalah GOLDFARM Cabai Merah Besar Pack

Cara Membuat Keripik Bawang Yang Enak

Keripik bawang mempunyai banyak nama di Indonesia. Meskipun pada dasarnya semuanya sama bahan dan rasanya. Keripik bawang ada yang menyebutnya cucuk gigi, stik bawang dan sebagainya. Keripik bawang ini sendiri